BOGORPLUS.ID - Kondisi atmosfer Kota Surabaya pada hari pemantauan diprediksi akan didominasi oleh langit yang cerah sepanjang hari. Cuaca cerah ini ideal untuk berbagai aktivitas luar ruangan yang membutuhkan visibilitas tinggi.

Suhu udara di wilayah Surabaya diperkirakan akan bergerak stabil dalam rentang minimum 25 derajat Celsius hingga maksimum 32 derajat Celsius. Suhu terendah ini biasanya tercatat pada periode dini hari hingga pagi hari, serta menjelang malam hari.

Namun, faktor krusial yang perlu diwaspadai adalah tingkat kelembapan relatif udara yang cukup signifikan. Tingkat kelembapan ini terpantau berada di kisaran antara 55 persen hingga mencapai 90 persen pada periode tertentu.

Kelembapan udara yang tinggi ini memiliki dampak langsung pada persepsi suhu yang dirasakan oleh masyarakat. Hal tersebut menyebabkan udara terasa jauh lebih gerah dan pengap dibandingkan dengan angka suhu aktual yang tercatat.

Minimnya tutupan awan selama hari itu memungkinkan radiasi matahari mencapai permukaan bumi tanpa banyak penghalang. Kondisi ini mengakibatkan peningkatan suhu yang terasa secara progresif, mencapai puncaknya saat tengah hari.

Wilayah metropolitan seperti Surabaya, yang dipenuhi dengan bangunan tinggi dan kepadatan infrastruktur, cenderung mengalami efek pulau panas. Akibatnya, area dengan banyak beton dan aspal akan merasakan sengatan panas yang lebih intens pada siang hingga sore hari.

"Faktor kelembapan ini memicu efek udara yang terasa jauh lebih gerah daripada angka suhu aslinya," demikian disampaikan.

Minimnya awan juga menyebabkan radiasi matahari langsung menyentuh permukaan tanah di wilayah perkotaan Surabaya. Hal ini dipertegas dengan pernyataan bahwa "Peningkatan suhu mulai terasa secara bertahap sejak pagi hari hingga mencapai puncaknya pada siang hari."

Kondisi kelembapan tinggi ini secara signifikan menghambat laju penguapan keringat dari kulit manusia. Hal tersebut menimbulkan rasa tidak nyaman dan pengap bagi warga yang harus beraktivitas dalam waktu lama di bawah paparan sinar matahari.