BOGORPLUS.ID - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah merilis prakiraan cuaca untuk Kota Surabaya pada hari Sabtu, 27 Juni 2026. Otoritas cuaca memprediksi bahwa kondisi langit di wilayah ibu kota Jawa Timur tersebut akan didominasi oleh awan sepanjang hari.
Warga Surabaya dapat bernapas lega karena prakiraan memastikan tidak ada potensi hujan yang signifikan yang akan turun, baik pada pagi, siang, maupun malam hari. Meskipun demikian, tutupan awan yang ada diprediksi tidak akan sepenuhnya menghalangi paparan sinar matahari, sehingga warga mungkin masih merasakan sensasi terik.
Suhu udara di Kota Pahlawan diperkirakan akan mengalami fluktuasi, mencapai titik maksimum 32 derajat Celsius, yang berpotensi menimbulkan rasa gerah bagi aktivitas sehari-hari. Kondisi ini diperkuat oleh tingkat kelembapan yang bergerak dinamis sejak dini hari hingga menjelang malam.
Secara rinci, parameter kelembapan udara akan bervariasi, dimulai dari angka terendah 55% hingga 60% pada siang hari. Kelembapan ini diprediksi akan meningkat signifikan hingga mencapai puncaknya di kisaran 91% hingga 96% saat malam tiba.
Data mengenai titik embun (dew point) juga menunjukkan dinamika sepanjang hari, dengan angka yang dilaporkan berada dalam rentang 75 hingga 78 derajat Fahrenheit. Indikator ini memberikan gambaran tentang seberapa jenuh udara di atmosfer Surabaya.
Aspek sirkulasi udara diprediksi akan didominasi oleh embusan angin yang datang dari sektor timur dan selatan dengan kecepatan yang tergolong rendah hingga sedang. Kecepatan angin spesifik bervariasi, seperti arah Selatan 4 mph dan Selatan-Barat Daya antara 2 hingga 4 mph.
"Embusan angin juga bertiup dari arah Selatan-Tenggara dengan kecepatan 6 mph, diikuti dari Timur-Tenggara sebesar 7 hingga 9 mph," menurut analisis yang disampaikan dalam rilis BMKG. Angin dari arah Timur tercatat berkecepatan 7 hingga 8 mph, sementara Timur Laut dan Utara-Timur Laut stabil di angka 9 mph.
Meskipun kecepatan angin rata-rata stabil, BMKG mengingatkan adanya potensi tiupan angin kencang sesaat atau gusts yang kecepatannya bisa mencapai maksimum 23 mil per jam. Untuk jarak pandang horizontal atau visibilitas, kondisi di seluruh kawasan Surabaya dinyatakan aman, berkisar antara 7 hingga 10 mil.
Mengingat suhu maksimum mencapai 32 derajat Celsius, masyarakat yang harus beraktivitas di luar ruangan diimbau untuk memprioritaskan menjaga hidrasi tubuh. "Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diimbau tetap menjaga kondisi hidrasi tubuh," demikian pesan yang disampaikan oleh BMKG.






.png)