BOGORPLUS.ID - PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) memberikan tanggapan singkat namun tegas mengenai masuknya PT Kawasaki Motor Indonesia ke segmen sepeda motor matik melalui peluncuran produk terbaru mereka. Respons ini disampaikan sebagai bagian dari dinamika pasar otomotif roda dua nasional yang terus berkembang.

Produk baru yang dimaksud adalah Kawasaki Modenas Brusky 125, yang baru saja diperkenalkan kepada publik Indonesia. Pihak Yamaha menilai bahwa skutik baru tersebut menargetkan segmen pasar yang berbeda dari lini produk skuter matik yang selama ini diproduksi oleh YIMM.

Hal ini disampaikan oleh Rifki Maulana selaku Manager Public Relations, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) saat dimintai tanggapan oleh awak media di Jakarta pada tanggal 21 Juni.

Dilansir dari Detik Oto, peluncuran resmi Modenas Brusky 125 dilaksanakan oleh Kawasaki di ajang Jakarta Fair Kemayoran 2026. Momen tersebut terjadi pada hari Kamis, 11 Juni 2026, yang menandai debut perdana Kawasaki di segmen skuter matik di Tanah Air.

Motor ini diproduksi oleh Modenas, yang merupakan perusahaan rekanan Kawasaki yang berbasis di Malaysia. Di Indonesia, Modenas Brusky 125 dipasarkan dengan harga Rp 26,5 juta untuk status On The Road Jakarta, tersedia dalam pilihan warna Glorius Black.

Kendaraan roda dua ini diposisikan sebagai penantang di kelasnya, dengan spesifikasi teknis yang cukup mumpuni, termasuk mesin 125 cc SOHC 2-katup berpendingin udara. Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga maksimal 7,0 kW pada putaran mesin 7.500 rpm.

Selain performa mesin, fitur-fitur modern juga disematkan pada Brusky 125, seperti pencahayaan Brilliant Dual LED Headlights dengan DRL, lampu rem belakang LED yang stylish, serta sistem lampu hazard. Motor ini juga dilengkapi suspensi depan teleskopik dan suspensi belakang monoshock.

Kaki-kakinya ditopang oleh velg alloy berukuran 14 inci yang sudah menggunakan ban tubeless, memberikan kenyamanan dan keamanan tambahan bagi pengendara. Hal ini menunjukkan keseriusan Kawasaki dalam memasuki segmen skutik premium.

Mengenai persaingan yang mungkin timbul, Rifki Maulana menyampaikan pandangannya secara lugas. "Kan semua roda dua itu ada segmen-segmennya. Kalau memang masuk ke segmen-segmen (masing-masing) itu pasti bukan persaingan," ungkap Rifki kepada wartawan di Jakarta (21/6).