Bogorplus.id – Fenomena pengibaran bendera Jolly Roger dari kru bajak laut topi jerami dalam anime dan manga One Piece kini sedang ramai diperbincangkan oleh kaum elitis hingga masyarakat tingkat bawah.
Pembahasan secara teroris, secara kesejarahan bangsa Indonesia, hingga masyarakat yang hanya ikut-ikutan tren menjadi berbincangan tak terbantahkan dari fenomena tersebut.
Bagaimana tidak, fenomena itu datang saat negara Indonesia hendak merayakan kemerdekaannya yang ke -80. Fenomena tersebut seperti sudah terstruktur untuk mengganggu stabilitas negara.
Sebelum jauh membahas dampak dan bahaya, redaksi Bogorplus.id memastikan bahwa kami tidak berdiri pada salah satu pihak yang pro maupun kontra terhadap fenomena ini. Namun, nampaknya memang harus menjadi pembahasan krusial untuk sama-sama kita renungkan.
Kami membayangkan betapa kecewa para pejuang bangsa yang telah habis-habiskan mempertaruhkan nyawa mereka hanya untuk menjadikan bangsa ini bangsa yang berdaulat, bangsa yang besar dan bangsa merdeka dari para penjajah. Para pahlawan bangsa mungkin tidak butuh penghormatan kita terhadap mereka, tapi mereka hanya ingin kita menghormati bangsa yang telah dimerdekakan dari darah dan air mata mereka.
Fenomena pengibaran bendera anime ini adalah pukulan paling besar bagi seluruh pihak, baik para pemangku kebijakan maupun masyarakat sipil. Pengibaran bendera One Piece yang dinarasikan sebagai bentuk protes masyarakat terhadap pemerintah adalah protes yang sangat membahayakan, bukan karena ketakutan pemangku kebijakan, tapi ketakutan pada ideologi bangsa yang sudah mulai luntur pada hati masyarakatnya.
Negara adalah alat untuk menjalankan kehidupan bersama, mencapai kesejarahan bersama, dan entitas dalam mewujudkan kedaulatan bangsa. Negara harus hadir untuk rakyat, agar kedaulatan bisa terus dipertahankan, agar ideologi tidak dicerabut oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
Protes pada pemerintah merupakan hak masyarakat yang sudah diatur oleh peraturan perundang-undangan, sehingga masyarakat bebas mengekspresikan apapun untuk menegur pemerintah agar bangsa ini terus berbenah kepada arah yang lebih baik.
Namun, jika protes sudah masuk pada simbol kenegaraan, maka kita harus mulai benar-benar berbenah, memperbaiki lagi pemahaman masyarakat terhadap ideologi bangsa agar bangsa ini tidak direbut oleh orang-orang tidak bertanggung jawab yang pada akhirnya bisa membuat negara gaduh, perseteruan antara sesama bangsa.