bogorplus.id – Kebun Raya Bogor atau Kebun Botani Bogor adalah sebuah kebun botani luas yang berada di Kota Bogor, Jawa Barat.
Luasnya mencapai 87 hektare dan menampung sekitar 15. 000 spesies koleksi pohon dan tanaman.
Awalnya, Kebun Raya Bogor merupakan bagian dari ‘samida’ (hutan buatan atau taman buatan) yang sudah ada sejak pemerintahan Sri Baduga Maharaja (Prabu Siliwangi) dari Kerajaan Sunda, seperti yang tercantum dalam prasasti Batutulis.
Hutan buatan ini dibangun untuk melestarikan lingkungan dan menjadi tempat penangkaran bagi benih kayu langka.
Selain samida ini, juga didirikan samida serupa di perbatasan Cianjur dan Bogor (Hutan Ciung Wanara).
Hutan ini kemudian dibiarkan setelah Kerajaan Sunda jatuh ke tangan Kesultanan Banten, hingga Gubernur Jenderal van der Capellen membangun sebuah rumah peristirahatan di salah satu sudut hutan tersebut pada pertengahan abad ke-18.
Pada awal tahun 1800-an, Gubernur Jenderal Thomas Stamford Raffles, yang tinggal di Istana Bogor dan memiliki ketertarikan besar dalam dunia botani, berniat mengubah halaman Istana Bogor menjadi sebuah kebun yang indah.
Dengan bantuan ahli botani W. Kent, yang juga terlibat dalam pembangunan Kew Garden di London, Raffles merombak halaman istana menjadi taman bergaya Inggris yang klasik.
Inilah titik awal Kebun Raya Bogor dalam bentuk yang kita kenal sekarang.