bogorplus.id – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, merespons keras temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang menyebut Kabupaten Bogor sebagai daerah dengan jumlah pemain judi daring terbanyak di Indonesia pada tahun 2025.

Berdasarkan data PPATK, Kabupaten Bogor tercatat memiliki 103.092 pemain judi online dengan total transaksi deposit mencapai Rp414,4 miliar selama periode 2025, menempatkannya di urutan pertama secara nasional.

Meskipun belum mengonfirmasi validitas data tersebut karena belum menerima laporan resmi, Rudy Susmanto menegaskan bahwa perang melawan judi online merupakan komitmen serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

"Saya belum dapat data validnya, nanti saya cari informasinya dulu. Setelah informasinya utuh, baru kami sampaikan," ujar Rudy kepada wartawan, Jumat (3/7/2026).

Kendati menunggu keabsahan data, Rudy menegaskan bahwa keberadaan judi online tidak boleh dianggap remeh.

Ia menyamakan urgensi pemberantasan praktik haram ini dengan peredaran narkoba dan minuman keras.

"Judi online, narkoba, dan minuman keras menjadi perhatian kita bersama. Generasi penerus Kabupaten Bogor harus kita lindungi," tegasnya.

Sebagai langkah antisipatif, Pemkab Bogor telah mengeluarkan instruksi kepada seluruh jajaran di wilayah untuk memperketat pengawasan terhadap aktivitas judi online, penyalahgunaan narkotika, serta peredaran obat keras seperti tramadol.

Pemerintah daerah juga telah membentuk satuan tugas khusus yang hingga kini masih aktif menjalankan tugasnya dalam menekan penyakit masyarakat.