bogorplus.id- PT Jasa Marga memprediksi lonjakan besar kendaraan akan terjadi di Gerbang Tol Cikampek Utama pada puncak arus mudik Lebaran 18 Maret 2026.
Sebanyak 126 ribu kendaraan diperkirakan melintas di gerbang tol tersebut dalam satu hari, atau sekitar 300 persen lebih tinggi dibandingkan kondisi normal.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasa Marga Trans Jawa Tol, Ria Marlinda Paalo, mengatakan lonjakan ini menjadi salah satu yang tertinggi selama periode mudik.
Karena itu, pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menjaga kelancaran lalu lintas.
"Angka ini merupakan lonjakan yang cukup tinggi, yakni sekitar 300 persen di atas kondisi normal," ujar Ria Marlinda Paalo, Sabtu (14/3).
Menurut Ria, Jasa Marga masih menunggu keputusan dari kepolisian terkait penerapan rekayasa lalu lintas di jalur tol Trans Jawa.
Rekayasa seperti sistem satu arah (one way) maupun lawan arus (contra flow) akan diterapkan sesuai kondisi di lapangan.
"Penerapan one way maupun contra flow, kami tetap akan menunggu diskresi dari pihak kepolisian berdasarkan parameter kondisi lalu lintas di lapangan," kata dia.
Berdasarkan evaluasi arus mudik tahun sebelumnya, waktu favorit pemudik biasanya terjadi pada malam hari setelah berbuka puasa.