BOGORPLUS.ID - Memasuki pertengahan tahun 2026, warga Kota Surabaya dapat bersiap menyambut kondisi atmosfer yang didominasi oleh langit cerah berawan pada hari Senin, 8 Juni 2026. Prakiraan cuaca ini memberikan gambaran umum mengenai kondisi yang relatif stabil sepanjang hari di wilayah Kota Pahlawan tersebut.

Berdasarkan pemantauan prakiraan cuaca, rentang suhu udara di Surabaya diperkirakan akan berada pada kisaran minimum 23 derajat Celsius hingga maksimum 33 derajat Celsius. Informasi ini memberikan panduan bagi masyarakat dalam merencanakan kegiatan harian mereka.

Potensi turunnya curah hujan pada tanggal tersebut dikategorikan sangat minim, menjadikannya kabar baik bagi mereka yang memiliki agenda di luar ruangan. Namun, suhu puncak yang tinggi perlu diwaspadai karena dapat menimbulkan rasa gerah yang signifikan, terutama saat siang hingga sore hari.

Tingkat kelembapan udara di Surabaya pada hari itu diprediksi bergerak dinamis, berkisar antara 49 hingga 88 persen. Kondisi kelembapan yang tinggi ini membuat udara terasa lebih basah dan lembap, terutama saat pagi dan malam hari ketika suhu mulai menurun.

Pada pagi hari, suhu sejuk sekitar 23 derajat Celsius akan menyertai kelembapan relatif yang tinggi, menciptakan suasana yang nyaman untuk olahraga ringan. "Keadaan tersebut menjadi momentum yang nyaman bagi warga untuk melakukan aktivitas olahraga ringan seperti jalan kaki atau bersepeda," dikutip dari sumber berita.

Memasuki siang hari, intensitas sinar matahari akan mendorong kenaikan suhu mendekati titik maksimal 33 derajat Celsius. Meskipun awan masih terlihat menghiasi langit, suasana di area perkotaan yang padat diperkirakan akan terasa lebih terik.

Saat sore hari, gumpalan awan diperkirakan mulai menghalangi paparan sinar matahari secara langsung, sehingga intensitas panas akan sedikit berkurang. Hal ini membuat suhu udara menjadi lebih bersahabat dibandingkan dengan kondisi pada tengah hari.

Menjelang malam hari, suhu udara akan kembali mengalami penurunan, sementara tingkat kelembapan udara cenderung meningkat. Suasana yang lebih dingin ini dinilai sangat mendukung untuk berbagai aktivitas luar ruangan atau kegiatan berkumpul bersama.

Suhu puncak yang mencapai 33 derajat Celsius dipastikan akan meningkatkan sensasi gerah di wilayah perkotaan Surabaya, mengingat karakteristik kota pesisir yang lembap. "Suhu udara puncak yang menyentuh angka 33 derajat Celsius dipastikan membuat wilayah perkotaan seperti Surabaya terasa gerah," dikutip dari sumber berita.