bogorplus.id -Presiden Prabowo Subianto memberikan instruksi tegas kepada seluruh jajaran menteri dan pejabat di Kabinet Merah Putih untuk tidak menyelenggarakan acara open house secara mewah pada perayaan Hari Raya Idulfitri mendatang.
Langkah ini diambil sebagai bentuk keteladanan dan upaya menjaga empati terhadap kondisi masyarakat luas.
Dalam arahannya, Presiden menekankan pentingnya bagi para pejabat negara untuk menunjukkan pola hidup sederhana.
Sebagai pelayan publik, anggota kabinet diharapkan menjadi contoh bagi masyarakat dalam merayakan hari besar keagamaan dengan penuh kesahajaan dan tanpa kemewahan yang berlebihan.
Prabowo mengingatkan bahwa esensi dari perayaan hari raya adalah silaturahmi dan rasa syukur, bukan ajang untuk memamerkan kekayaan atau fasilitas negara.
Instruksi ini selaras dengan visi pemerintah untuk memperkuat solidaritas sosial dan memastikan bahwa pejabat negara tetap memiliki kepekaan terhadap situasi ekonomi rakyat.
Selain aspek kesederhanaan, kebijakan ini juga bertujuan untuk mendorong efisiensi di lingkungan pemerintahan.
Presiden berharap para menteri lebih fokus pada makna spiritual perayaan dan menjalin hubungan yang tulus dengan warga tanpa sekat kemewahan yang mencolok.
Kebijakan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara pemerintah dan rakyat, sekaligus menegaskan komitmen Kabinet Merah Putih dalam menjalankan pemerintahan yang bersih, merakyat, dan penuh integritas.