BOGORPLUS.ID - PT Pertamina (Persero) mengumumkan adanya penyesuaian harga untuk salah satu produk bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mereka, yaitu Pertamax, yang berlaku efektif pada hari Rabu, 10 Juni 2026.

Keputusan ini secara langsung memengaruhi anggaran para pengguna kendaraan bermotor, khususnya bagi pemilik sepeda motor matik berkapasitas mesin besar yang membutuhkan spesifikasi bahan bakar dengan oktan tinggi.

Dilansir dari Detik Oto, harga BBM jenis Pertamax dengan spesifikasi RON 92 mengalami lonjakan dari harga sebelumnya yang berada di angka Rp 12.300 per liter menjadi Rp 16.250 per liter.

Kenaikan harga yang mencapai hampir Rp 4.000 per liter ini otomatis akan meningkatkan total biaya yang dikeluarkan konsumen ketika melakukan pengisian bahan bakar hingga tangki penuh.

Dampak signifikan terlihat pada pengguna Honda PCX 160, yang menurut data resmi Astra Honda Motor (AHM), memiliki kapasitas tangki sebesar 8,1 liter.

Dengan tarif baru tersebut, biaya untuk mengisi penuh tangki dari kondisi kosong kini mencapai Rp 131.625, berbeda jauh dari biaya sebelumnya yang hanya sebesar Rp 99.630.

Hal ini menunjukkan bahwa pengendara Honda PCX 160 kini harus menanggung pengeluaran tambahan sekitar Rp 31 ribuan untuk setiap proses pengisian penuh bahan bakar.

Sementara itu, pemilik Yamaha NMax model terbaru juga merasakan penyesuaian biaya, karena menurut laporan resmi Yamaha Motor Indonesia, motor tersebut memiliki kapasitas tangki 7,1 liter.

Biaya pengisian penuh untuk Yamaha NMax yang sebelumnya hanya Rp 87.330, kini membengkak menjadi Rp 115.375 akibat kenaikan harga Pertamax tersebut.