bogorplus.id – Nyeri sendi, atau yang dikenal sebagai arthralgia, adalah tanda dari suatu masalah kesehatan, seperti artritis atau peradangan pada bantalan sendi yang disebut bursitis. Sensasi nyeri ini dapat bervariasi dari yang ringan hingga yang parah, dan dapat bersifat sementara (akut) atau berlangsung lama (kronis).
Penyebab Nyeri Sendi
Nyeri sendi dapat muncul karena berbagai situasi, mulai dari cedera atau peradangan pada sendi, bursa, ligamen, tulang rawan, tendon, serta tulang di sekitar sendi. Pada kalangan lanjut usia, osteoartritis sering kali menjadi penyebab utama nyeri sendi. Penyakit ini biasanya menyebabkan nyeri di banyak sendi sekaligus.
Faktor Risiko Nyeri Sendi
Ketidaknyamanan pada sendi bisa dirasakan oleh siapa pun, namun individu dengan faktor-faktor berikut memiliki kemungkinan lebih besar untuk mengalaminya:
- Berusia di atas 60 tahun
- Pernah mengalami cedera pada sendi
- Memiliki riwayat keluarga yang mengalami masalah nyeri sendi
- Memiliki kelainan atau cacat pada tulang, sendi, atau tulang rawan yang ada sejak lahir
- Memiliki sistem imun yang lemah
- Menderita penyakit ginjal atau hati
- Mengalami obesitas atau masalah metabolik, seperti diabetes dan hemokromatosis
- Memiliki kulit yang rentan terhadap luka, contohnya akibat psoriasis atau eksim
- Mengalami depresi, kecemasan, atau stres
- Seringkali melakukan aktivitas yang melibatkan gerakan atau tekanan berulang pada sendi, seperti melukis, bermain musik, atau berkebun
Gejala Nyeri Sendi
Gejala utama dari nyeri sendi adalah ketidaknyamanan atau rasa sakit di sendi. Biasanya, kondisi ini merupakan indikasi dari penyakit tertentu dan sering kali disertai dengan gejala tambahan, seperti:
- Sendi tampak kemerahan, bengkak, dan nyeri saat disentuh
- Sendi terasa hangat dan kaku
- Gerakan pada sendi menjadi berkurang atau terbatas
- Kesulitan dalam menggerakkan sendi, misalnya mengalami pincang ketika berjalan karena nyeri di lutut