bogorplus.id- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, saling rebutan dalam membiayi korban Majelis Taklim As-Shobiyah Ciomas yang ambruk, Minggu (7/9).

Berdasarkan data yang dihimpun korban luka berat dan ringan mencapai 127 orang. Adapun yang meninggal dunia sebanyak 4 orang.

Para korban luka, saat ini mendapat penanganan intensif di berbagai rumah sakit di Kabupaten maupun Kota Bogor.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengunjungi RSUD Kota Bogor untuk menemui para korban serta memastikan pelayanan di rumah sakit pemerintah itu berjalan dengan baik.

Ia memastikan bahwa seluruh pasien atau korban mendapatkan perawatan yang layak dan memadai.

“Alhamdulillah, layanan untuk para korban berjalan dengan baik. Seluruh pasien ditangani dengan baik,”ujarnya, Senin (8/9).

Dedi menegaskan, bahwa seluruh biaya pengobatan korban akan ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Kami tidak ingin keluarga korban terbebani biaya, seluruh biaya akan dibiayi Pemrov Jabar,”katanya.

Sementara itu, Bogor Rudy Susmanto mengunjungi lokasi bencana ambruknya bangunan Majelis Taklim As- Sholihin.