bogorplus.id— Pemerintah Kabupaten Bogor menggandeng TNI Angkatan Darat (AD) untuk mengolah sekitar 15 juta ton sampah plastik di TPA Galuga, Kecamatan Cibungbulang, menjadi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar sebagai solusi penanganan sampah.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengatakan kerja sama ini menjadi langkah strategis mengatasi timbunan sampah plastik lama yang sulit terurai, sekaligus melengkapi program Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL).
“Sampah plastik yang lama akan diolah menjadi BBM jenis solar, ini solusi atas permasalahan timbunan sampah plastik yang selama ini menumpuk,” ujar Rudy kepada wartawan, Kamis (30/4/2026).
Ia menjelaskan, selama ini PSEL hanya memanfaatkan sampah baru, sementara sampah lama di TPA Galuga yang menempati lahan sekitar 4 hektare masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah.
“TNI AD, atas perintah Kasad, sudah melakukan land clearing di lahan milik Kopassus dekat TPA Galuga untuk mendukung pengolahan sampah plastik menjadi solar,” katanya.
Menurutnya, kebijakan ini juga sejalan dengan larangan Kementerian Lingkungan Hidup terhadap praktik pembuangan sampah terbuka (open dumping) yang sebelumnya menyebabkan penutupan TPA Galuga.
Satpol PP Kota Bogor Kewalahan, 200 Personel Jaga Ketertiban 6 Kecamatan dan 68 Kelurahan
Awalnya sampah lama akan ditimbun tanah, namun kini diolah bersama TNI AD menjadi BBM, memberi nilai tambah dan mengurangi beban lingkungan.






.png)