BOGORPLUS.ID - Pasar kendaraan listrik roda empat di Indonesia menunjukkan peningkatan signifikan sepanjang lima bulan pertama tahun 2026. Data menunjukkan bahwa penjualan mobil listrik telah melonjak hingga mencapai angka 80 persen jika dibandingkan dengan periode Januari hingga Mei tahun sebelumnya.

Perkembangan pasar ini memperlihatkan tren yang agresif, meskipun terdapat fluktuasi bulanan dalam kurun waktu tersebut. Pada bulan Januari 2026, tercatat sebanyak 10.262 unit mobil listrik berhasil terjual di pasar domestik.

Angka penjualan tersebut kemudian meningkat tajam pada bulan berikutnya, yakni Februari, dengan distribusi mencapai 12.313 unit. Kenaikan ini mengindikasikan minat konsumen yang terus tumbuh terhadap kendaraan berbasis baterai.

Meskipun terjadi sedikit koreksi atau penurunan tipis pada bulan Maret menjadi 10.397 unit, pasar segera bangkit kembali dengan performa yang jauh lebih kuat. Bulan April bahkan mencetak rekor penjualan tertinggi sepanjang periode tersebut.

Rekor penjualan tertinggi berhasil diukir pada bulan April 2026, menembus angka impresif 14.825 unit sebelum akhirnya sedikit melandai ke 9.290 unit pada bulan Mei. Data ini menunjukkan volatilitas yang wajar dalam pasar yang sedang berkembang pesat.

Secara akumulatif, total penjualan mobil listrik dari Januari hingga Mei 2026 mencapai 57.087 unit dari total pasar otomotif nasional yang tercatat pada 359.015 unit. Capaian ini menempatkan pangsa pasar mobil listrik pada posisi 15,9 persen dari keseluruhan penjualan mobil baru.

Pertumbuhan fantastis ini merupakan lompatan besar jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya. Sebagai perbandingan, total pengiriman mobil listrik pada Januari-Mei 2025 hanya mencapai 31.709 unit.

Berdasarkan data distribusi wholesales atau dari pabrik ke dealer, model Jaecoo J5 berhasil menduduki posisi teratas sebagai mobil listrik terlaris. Kendaraan ini mencatatkan angka distribusi yang sangat impresif, yakni sebanyak 13.949 unit.

Produsen otomotif asal Tiongkok, BYD, juga mengukuhkan dominasinya dengan menempatkan tiga model andalannya masuk dalam jajaran lima besar penjualan nasional. Performa kuat ini dipimpin oleh model BYD Atto 1 dan kendaraan keluarga BYD M6.