BOGORPLUS.ID - Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengambil langkah konkret untuk meningkatkan keselamatan publik di Jembatan Cangar, Kota Batu, menyusul adanya insiden tragis yang terjadi baru-baru ini. Tindakan ini merupakan respons cepat terhadap dua peristiwa bunuh diri yang tercatat di lokasi tersebut pada bulan Maret dan April 2026.

Proyek pemasangan pagar peninggi di jembatan ikonik tersebut kini dilaporkan telah menunjukkan kemajuan yang signifikan. Berdasarkan pembaruan terbaru, progres pembangunan fasilitas pengaman fisik ini dikabarkan telah mencapai 60 persen penyelesaian.

Hal ini disampaikan langsung oleh pejabat terkait yang memantau langsung perkembangan di lapangan. Personel konstruksi dilaporkan sedang bekerja keras untuk menyelesaikan instalasi struktur pengaman baru tersebut sesuai jadwal yang ditetapkan.

Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Jawa Timur, Ahmad Faathir Wicaksono, memberikan konfirmasi mengenai capaian proyek tersebut. Ia menegaskan bahwa tim di lokasi terus melakukan percepatan konstruksi.

"Tim di lapangan sudah mulai bekerja untuk menggarap pagar Jembatan Cangar. Saat ini sudah mulai dikerjakan dengan progres mencapai 60 persen," ujar Faathir saat dikonfirmasi, Rabu (10/6/2026).

Secara teknis, fokus utama pekerjaan saat ini adalah pada tahap persiapan fondasi pagar. Para pekerja sedang memprioritaskan aktivitas pengeboran pada plat lantai di kedua sisi jembatan.

Pengeboran ini dilakukan dengan tujuan utama untuk menanam tiang-tiang penyangga yang akan menjadi kerangka utama struktur pagar pengaman yang lebih tinggi dan kokoh.

"Saat ini kegiatan di lapangan pengeboran plat lantai untuk pemasangan tiang penyangga pagar pengaman. Kami targetkan bulan ini atau awal Juli sudah rampung," tegas Faathir.

Selain peningkatan infrastruktur keselamatan fisik, kawasan Jembatan Cangar juga direncanakan akan menerima peningkatan fasilitas penerangan. Dinas Perhubungan Jawa Timur akan memasang sistem pencahayaan jalan yang memanfaatkan energi tenaga surya.