BOGORPLUS.ID - Sebuah insiden kebakaran hebat melanda sebuah fasilitas industri yang bergerak di bidang produksi plastik dan mainan di Kota Medan pada Sabtu malam, 20 Juni 2026. Kejadian ini dilaporkan terjadi sekitar pukul 20.35 WIB, menimbulkan kekhawatiran besar di kalangan masyarakat sekitar lokasi.
Lokasi spesifik dari insiden tersebut berada di Jalan Ladang, tepatnya di Kelurahan Kedai Durian, Kecamatan Medan Johor. Api dilaporkan membumbung tinggi dan dengan cepat menghanguskan sebagian besar bangunan pabrik tersebut.
Kepanikan melanda warga sekitar ketika kobaran api mulai terlihat jelas dari area produksi pabrik tersebut. Warga setempat menjadi pihak pertama yang menyadari adanya bencana kebakaran ini dan segera memberikan peringatan kepada lingkungan sekitar.
Pertamina Mulai Tahap Awal Eksplorasi Migas di Bojonegoro, Aktivitas Pengerukan Tanah Dimulai
Upaya pemadaman awal dilakukan secara swadaya oleh warga dan petugas keamanan setempat sebelum kedatangan unit pemadam kebakaran resmi. Mereka menggunakan peralatan seadanya untuk mencoba meredam api namun menghadapi kesulitan signifikan karena intensitas panas yang tinggi.
Seorang warga bernama Sarah Rangkuti memberikan kesaksian mengenai besarnya api saat kejadian. "Tadi awalnya warga sekitar yang berteriak ada kebakaran. Setelah dicek, ternyata pabrik plastik yang terbakar," ungkap Sarah Rangkuti.
Sarah Rangkuti juga menjelaskan betapa sulitnya kondisi di lapangan saat upaya pemadaman awal dilakukan. "Apinya besar sekali, tidak bisa diredam. Uap panasnya menyulitkan warga untuk memadamkan api," tambah Sarah Rangkuti.
Tidak lama setelah api membesar dan upaya warga tidak membuahkan hasil maksimal, armada dinas pemadam kebakaran Kota Medan segera dikerahkan ke lokasi. Mereka mengambil alih penanganan api untuk mengendalikan situasi yang semakin memburuk.
Wandro Malau, selaku Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pencegahan dan Pemadam Kebakaran Kota Medan, mengonfirmasi kedatangan personel dan peralatan pemadam di lokasi. "Armada sudah ke lokasi dan sedang melakukan pemadaman," ucap Wandro Malau.
Saat ini, prioritas utama dari petugas pemadam kebakaran adalah melokalisasi api agar kobaran api tidak menyebar dan menjalar ke area pemukiman penduduk yang berada di sekitar pabrik tersebut.






.png)