BOGORPLUS.ID - Sebuah rekaman video yang menyentuh hati baru-baru ini menyebar luas di berbagai platform media sosial, memperlihatkan momen emosional antara petugas Dinas Perhubungan (Dishub) dan seorang pengemudi ojek online (ojol). Peristiwa ini terjadi saat petugas sedang melakukan penertiban terhadap kendaraan yang melanggar aturan parkir di wilayah Jakarta Timur.
Dalam video yang menjadi perbincangan tersebut, terlihat jelas petugas Dishub tengah menindak sejumlah kendaraan yang terparkir secara ilegal, termasuk sepeda motor milik pengemudi ojol tersebut. Pengemudi ojol itu tampak sangat memohon agar petugas mempertimbangkan nasibnya, mengingat motor adalah satu-satunya alat untuk mencari penghasilan harian.
Bahkan, dalam upaya putus asa agar kendaraannya tidak diangkut, pengemudi sempat terlihat memanjat armada operasional milik petugas yang digunakan untuk mengangkut motor sitaan. Permohonan tersebut didasari oleh kebutuhan mendesak untuk melanjutkan pekerjaan mengambil pesanan makanan.
Namun, proses penindakan tetap harus dilanjutkan oleh petugas di lapangan. Hal ini disebabkan karena motor tersebut kedapatan melanggar ketentuan dengan parkir di zona terlarang, yang dikhawatirkan dapat menimbulkan kemacetan lalu lintas dan mengganggu ketertiban umum.
Kepala Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur, Harlem Simanjuntak, menjelaskan bahwa setiap tindakan penertiban yang dilakukan telah mengacu pada payung hukum yang berlaku. Tindakan ini didasarkan pada ketentuan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2014 mengenai regulasi transportasi di wilayah tersebut.
"Pada kegiatan tersebut, petugas menindak lima sepeda motor yang parkir di atas trotoar dengan tindakan angkut jaring," kata Harlem Simanjuntak dalam keterangannya, dilansir detikNews, Sabtu (20/6/2026).
Operasi gabungan yang membuahkan penindakan ini merupakan hasil kerja sama yang intensif dan dilaksanakan pada hari Rabu, 17 Juni. Kegiatan tersebut melibatkan beberapa instansi penting, termasuk Sudinhub Jakarta Timur, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Suku Dinas Sosial, serta aparat kepolisian setempat.
Harlem Simanjuntak juga mengonfirmasi bahwa motor milik pengemudi ojol yang videonya viral tersebut memang termasuk salah satu dari lima kendaraan yang diangkut. Sang pemilik baru tiba di lokasi setelah motornya hampir seluruhnya dinaikkan ke atas truk pengangkut.
"Ketika motor sudah dinaikkan ke atas truk, sang pemilik baru datang dan meminta pembatalan karena alasan pekerjaan," ujar Harlem Simanjuntak.






.png)