BOGORPLUS.ID - Mitsubishi Motors kini menawarkan pilihan kendaraan SUV keluarga yang menarik di pasar Indonesia melalui model Mitsubishi Destinator, khususnya pada varian Exceed. Varian ini dirancang secara spesifik untuk memenuhi kebutuhan mobilitas konsumen di kawasan Sumatera yang memiliki variasi kondisi jalan beragam.

Dilansir dari Detikcom, model Destinator Exceed diklaim sangat ideal karena berhasil memadukan efisiensi biaya operasional, fungsionalitas fitur yang lengkap, serta performa mesin yang tangguh. Hal ini menjadikannya opsi praktis untuk perjalanan harian maupun perjalanan jarak jauh antarprovinsi.

Untuk mendukung performa tersebut, Mitsubishi Destinator Exceed tipe bensin ini mengandalkan mesin berkapasitas 1,5 liter turbo. Dapur pacu ini mampu menghasilkan keluaran tenaga maksimal hingga 163 PS dan torsi puncak mencapai 250 Nm, disalurkan melalui transmisi CVT yang halus.

Salah satu keunggulan utama yang relevan bagi pengguna di Sumatera adalah dimensi ketinggian mobil dari permukaan tanah (ground clearance) yang mencapai 244 milimeter tanpa engine under cover. Spesifikasi ini sangat membantu kendaraan melewati jalanan yang cenderung bergelombang atau potensi genangan air.

Karakteristik medan Sumatera yang menantang—mulai dari jalanan perkotaan hingga jalur perbukitan lintas provinsi—diatasi pabrikan dengan menyematkan lima pilihan mode berkendara. Mode berkendara tersebut meliputi Normal, Wet, Gravel, Mud, dan Tarmac.

Mode Tarmac menjadi fitur krusial yang dirancang untuk memaksimalkan pengendalian saat melintasi rute aspal yang berkelok atau menanjak tajam. Mode ini bekerja sinergis dengan sistem Active Yaw Control (AYC) untuk memastikan stabilitas manuver kendaraan tetap terjaga.

Kenyamanan penumpang juga menjadi prioritas, di mana kekedapan kabin dijaga melalui pemasangan material peredam suara di lokasi strategis. Material isolasi tersebut diaplikasikan pada kap mesin, sepatbor roda, dasbor, pintu, hingga lantai untuk meminimalkan kebisingan dari permukaan jalan yang kasar.

Efisiensi operasional varian bensin ini diklaim sangat kompetitif, terutama jika dibandingkan dengan beberapa model SUV diesel di segmen yang lebih tinggi. "Penggunaan harian yang efisien berpotensi menekan biaya operasional bulanan pengguna," ujar perwakilan pabrikan, seperti yang dilansir dari Detikcom.

Lebih lanjut, efisiensi yang ditawarkan ini dapat menghasilkan penghematan signifikan, di mana "penghematan dari aspek perawatan dan bahan bakar diklaim dapat mencapai Rp 1 juta per bulan," kata narasumber tersebut, dilansir dari Detikcom.