bogorplus.id - Kerokan, atau yang dikenal juga dengan istilah gua sha, merupakan salah satu terapi alternatif yang sangat populer di Indonesia. Meskipun dapat diaplikasikan pada beberapa bagian tubuh, mayoritas orang cenderung memilih punggung sebagai area utama terapi ini.

Terapi tradisional yang berasal dari Tiongkok ini dilakukan dengan menggosokkan permukaan kulit biasanya setelah diolesi minyak pijat menggunakan alat seperti koin atau batu gua sha. Proses penggosokan ini bertujuan meningkatkan sirkulasi dan aliran darah pada area yang dikerok. Peningkatan aliran darah ini dipercaya dapat merelaksasi otot yang tegang serta meredakan peradangan dalam tubuh.

Alasan Punggung Jadi Favorit untuk Kerokan

Meskipun kerokan bisa dilakukan pada area lain seperti leher, lengan, kaki, atau bokong, teknik ini paling sering dipraktikkan pada punggung. Terdapat beberapa alasan utama mengapa punggung menjadi pilihan utama:

1. Toleransi Rasa Sakit Lebih Tinggi: Banyak orang merasa sensasi kerokan di punggung relatif tidak menyakitkan dibandingkan area tubuh lain. Hal ini disebabkan punggung memiliki massa otot yang besar dan kuat, serta permukaannya cenderung datar dan luas, sehingga memudahkan proses pengerokan.
2. Menyamarkan Bekas Kemerahan: Kerokan meninggalkan jejak kemerahan pada kulit. Melakukan terapi di punggung memungkinkan bekas kemerahan tersebut lebih mudah ditutupi oleh pakaian, sehingga tidak mengganggu penampilan sehari-hari.
3. Efektivitas Mengatasi Masuk Angin: Punggung sering menjadi titik fokus untuk meredakan gejala masuk angin. Kerokan di area ini dipercaya efektif melancarkan aliran darah yang tersumbat, sehingga dapat meredakan rasa pegal-pegal.

Panduan Melakukan Kerokan yang Benar

Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari terapi kerokan, penting untuk melakukannya dengan teknik yang tepat:

  • Relaksasi Tubuh: Pastikan tubuh berada dalam kondisi rileks sebelum memulai sesi kerokan.
  • Kebersihan Alat: Selalu gunakan alat kerokan yang sudah dipastikan kebersihannya.
  • Gunakan Pelumas: Balurkan minyak pijat atau balsam pada permukaan kulit yang akan dikerok. Pelumas ini berfungsi melancarkan gerakan alat dan meminimalkan rasa sakit.
  • Intensitas Bertahap: Mulailah menggosok permukaan kulit dengan lembut, kemudian tingkatkan intensitas secara perlahan sesuai kenyamanan.
  • Arah Pengerokan: Lakukan gerakan kerokan secara konsisten, baik dari arah atas ke bawah atau dari arah dalam ke luar.

Penggunaan balsam tidak hanya mempermudah proses kerokan, tetapi juga dapat memberikan manfaat tambahan seperti meredakan nyeri sendi dan melegakan pernapasan saat uapnya terhirup.