bogorplus.id– Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi atau Jaro Ade angkat bicara terkait sorotan publik terhadap total kekayaannya yang tercatat mencapai Rp57,68 miliar dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Jaro Ade menegaskan harta yang dimilikinya bukan diperoleh setelah menjabat sebagai Wakil Bupati Bogor.
Ia menyebut sebagian besar aset tersebut berasal dari aktivitas usaha yang telah dijalankannya selama bertahun-tahun sebelum masuk ke pemerintahan.
Menurut dia , pada periode 2018 hingga 2024 dirinya berstatus sebagai pengusaha dan bukan pejabat publik.
Selama kurun waktu tersebut, ia mengaku fokus mengembangkan usaha, termasuk membangun jaringan bisnis di luar Bogor hingga ke luar negeri.
"Saya dari tahun 2018 sampai 2024 bukan pejabat publik. Saya bekerja keras membangun usaha, termasuk di luar Bogor dan menjalin hubungan sampai ke luar negeri sebagai pengurus Kadin pusat," ujar Jaro Ade kepada wartawan, Senin (29/6/2026).
Ia menegaskan seluruh harta yang dimilikinya berasal dari hasil usaha pribadi dan tidak berkaitan dengan penggunaan anggaran negara maupun daerah.
"Harta yang saya miliki merupakan hasil usaha dan tidak ada kaitannya dengan APBN ataupun APBD," ungkapnya.
Jaro Ade mengaku tidak keberatan jika masyarakat mempertanyakan jumlah kekayaannya. Menurut dia, pejabat publik memang harus siap menerima kritik dan pengawasan dari masyarakat.






.png)