bogorplus.id– Pasar Jambu Dua, Kota Bogor, kini bertransformasi menjadi pusat kuliner baru yang ramai.
Lantai dua pasar tersebut telah diisi oleh ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menjajakan beragam produk, mulai dari kuliner, kedai kopi, fesyen, hingga aksesori.
Tingginya minat pelaku usaha ini disambut positif oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim.
Menurutnya, ketersediaan lokasi usaha dengan harga sewa yang terjangkau menjadi daya tarik utama.
Saat ini, harga sewa kios dan los di Pasar Jambu Dua dipatok sebesar Rp1 juta untuk masa sewa tiga bulan.
"Permintaan (jumlah peminat) lebih banyak dibanding ketersediaannya. Artinya masyarakat kini ingin berusaha dengan harga kios yang terjangkau, dan Pasar Jambu Dua mampu menghadirkan lokasi usaha yang terjangkau," ujar Dedie di Pasar Jambu Dua, Senin (29/6/2026).
Dedie meminta PT Bogor Artha Makmur (BAM) dan Perumda Pasar Pakuan Jaya, selaku pengelola, untuk tidak terburu-buru menaikkan tarif sewa.
Ia menekankan pentingnya memberi kesempatan kepada para pedagang untuk menstabilkan usaha dan menarik pengunjung terlebih dahulu.
"Saya berpesan, jika nanti setelah tiga bulan ada penyesuaian harga, lakukan secara bertahap. Buat mereka stabil dalam berdagang dan pengunjungnya banyak dulu, baru kemudian diselaraskan untuk harga sewanya," tambahnya.






.png)