bogorplus.id - Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang direlokasi ke rest area di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, mendesak Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk menertibkan Restoran Asep Stroberi (Astro) yang dinilai luput dari penggusuran. 

Mereka menilai kebijakan penataan kawasan tidak adil karena hanya menyasar pedagang kecil.

Desakan itu disampaikan Novi (52), pedagang yang mengaku telah bertahun-tahun terdampak ketimpangan kebijakan sekaligus korban penggusuran lapak wilayah Gunung Mas Puncak pada 2024.

“Kalau bicara keadilan, ini sangat tidak adil, kami pedagang kecil digusur, tapi Astro masih berdiri kokoh,” ujar Novi saat ditemui bogorplus.id, Jumat (24/4/2026).

Menurut Novi, para PKL berjualan sekadar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sementara itu, usaha besar justru dinilai tidak tersentuh penertiban.

Ia meminta pemerintah, khususnya Pemerov Jabar bertindak tegas dan tidak tebang pilih dalam menata kawasan Puncak.

“Harusnya tidak tebang pilih, mau rakyat kecil atau pengusaha besar, semuanya diperlakukan sama,” tegasnya.

Para PKL ingin Restoran Astro juga di Gusur agar tercipta keadilan bagi seluruh pelaku usaha, tanpa memandang skala ekonomi.