BOGORPLUS.ID - Sebanyak enam unit kapal penangkap ikan milik perusahaan nelayan dilaporkan hangus terbakar di perairan kawasan Belawan, tepatnya di Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan. Peristiwa kebakaran besar ini terjadi pada hari Sabtu, tanggal 20 Juni 2026.

Meskipun insiden ini menyebabkan kerugian besar pada aset perusahaan, pihak berwenang mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa yang ditimbulkan dari kebakaran tersebut. Aktivitas di dalam kapal sempat terjadi pada saat kobaran api mulai membesar.

Proses pemadaman api membutuhkan waktu yang cukup panjang, yakni selama lima jam penuh untuk menjinakkan seluruh area yang terbakar. Sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan oleh Dinas Pencegahan dan Pemadam Kebakaran Kota Medan untuk mengatasi situasi darurat ini.

Armada pemadam kebakaran mulai beroperasi memadamkan api sejak pukul 11.00 WIB dan baru berhasil mengendalikan situasi sepenuhnya pada pukul 16.00 WIB sore hari. Dilansir dari Detikcom, kendala utama dalam penanganan kebakaran ini adalah akses menuju lokasi kejadian yang sulit dijangkau.

"Ada enam kapal yang terbakar di Belawan, milik perusahaan penangkapan ikan," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pencegahan dan Pemadam Kebakaran Kota Medan, Wandro Malau.

Wandro Malau menjelaskan bahwa posisi kapal yang sedang bersandar berada cukup jauh dari jangkauan daratan, menambah kesulitan bagi petugas di lapangan. Selain jarak, lebar jalan yang sempit juga menghambat pergerakan kendaraan pemadam.

"Petugas sempat kesulitan karena lokasi titik api berada sekitar tiga meter dari daratan menuju kapal-kapal nelayan. Armada juga harus masuk satu per satu untuk melakukan pemadaman, tidak bisa seluruh armada masuk secara bersamaan," ujar Wandro Malau.

Setelah api berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan, langkah selanjutnya yang dilakukan adalah melakukan proses pendinginan intensif di area kebakaran. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa tidak ada lagi titik api tersembunyi yang dapat memicu kebakaran susulan.

Penyebab utama dari kebakaran dahsyat ini masih belum dapat disimpulkan oleh pihak berwenang hingga saat ini. Oleh karena itu, penanganan kasus ini akan dilanjutkan ke tahap penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap sumber api.