bogorplus.id - Pembangunan Jembatan Situ Nanggerang yang akan menghubungkan jalur Bojonggede-Kemang (Bomang) di Kabupaten Bogor, dengan nilai proyek mencapai Rp56,08 miliar, dijadwalkan segera memasuki tahap pelaksanaan.
Tahap ini bisa dimulai setelah proses lelang berakhir dan masa sanggah selesai.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bogor, Suryanto Putra, menyatakan bahwa pemenang tender telah ditetapkan.
Pemerintah daerah kini hanya tinggal menunggu berakhirnya masa sanggah sebelum penandatanganan kontrak kerja dapat dilakukan.
"Jumat ini. Setelah itu kita bisa langsung menetapkan tidak ada yang menyanggah," ujar Suryanto saat dihubungi pada Jumat (12/6/2026).
Berdasarkan data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), proyek ini memiliki pagu anggaran Rp60 miliar dan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sebesar Rp59,13 miliar. Pemenang tender dipastikan adalah PT Dika Karya Utama.
Perusahaan tersebut mengajukan penawaran terkoreksi sebesar Rp56,13 miliar dan disepakati menjadi Rp56,08 miliar setelah melalui tahap negosiasi akhir.
Suryanto menargetkan pekerjaan fisik jembatan dapat mulai berjalan pada bulan ini, segera setelah kontrak resmi ditandatangani.
"Di bulan ini, ini kan kontrak. Kalau sudah kontrak kan minimal langsung melaksanakan," tambahnya.






.png)