bogorplus.id– Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan tidak boleh ada pejabat di daerah yang bermain-main dengan anggaran bantuan sosial (bansos).
Kata dia, seluruh bansos harus diterima masyarakat yang benar-benar berhak dan bebas dari praktik korupsi maupun penyelewengan.
Menurutnya, arahan tersebut merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
"Arahan Pak Presiden, anggaran besar yang merupakan bantuan untuk keluarga rentan dan tidak mampu ini tidak boleh dikorupsi, diselewengkan, atau diotak-atik untuk kepentingan pribadi," tujar Gus Ipul kepada wartawan, Selasa (30/6/2026).
Untuk memastikan bansos tepat sasaran, Kementerian Sosial akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, Badan Pusat Statistik (BPS), dan sejumlah lembaga guna memperbarui data penerima sesuai kondisi di lapangan.
Kemensos juga menyiapkan sistem digitalisasi bansos berbasis kecerdasan buatan (AI).
Teknologi tersebut diharapkan mampu mempercepat penyaluran bantuan kepada warga yang berhak sekaligus menutup celah penyimpangan dalam proses distribusi.
"Dengan aplikasi itu, warga yang berhak mendapatkan bantuan benar-benar bisa dijangkau lewat aplikasi berbasis AI," tutupnya.






.png)