bogorplus.id- Pedagang Kaki Lima (PKL) yang sebelumnya beroperasi di kawasan Alun-alun Kota Bogor kini mulai menunjukkan peningkatan taraf usaha.

Sejumlah pedagang yang sebelumnya memanfaatkan badan jalan maupun trotoar, kini telah menempati lapak resmi di Sentra Kuliner Pasar Jambu Dua.

Salah satu pedagang yang mengalami perubahan tersebut adalah Apip (29), penjual tahu gejrot.

Selama lebih dari empat tahun, Apip mencari nafkah dengan menggunakan gerobak di sekitar Alun-alun Kota Bogor.

Kini, ia telah memiliki lapak permanen di Pasar Jambu Dua yang dilaporkan ramai dikunjungi masyarakat.

Apip mengungkapkan bahwa keputusannya pindah dipicu oleh informasi yang ia dapatkan melalui media sosial.

"Awalnya saya lihat di media sosial kalau sentra kuliner di Pasar Jambu Dua ini ramai pengunjung. Lalu saya cari tahu informasinya sampai akhirnya bisa berjualan di sini," ujar Apip saat ditemui pada Senin (29/6/2026).

Selama berdagang di Alun-alun, Apip mengaku sering terlibat "kejar-kejaran" dengan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Ia menyadari bahwa berjualan di badan jalan melanggar peraturan daerah, namun terpaksa dilakukan demi memenuhi kebutuhan hidup.