bogorplus.id- Revitalisasi Situ Gunung Putri yang terletak di Kabupaten Bogor nampaknya hanya sebatas wancana semata.

Pasalnya, sejak tahun 2020 silam permohonan pengajuan revitaliasi Situ Gunung Putri telah dilayangkan oleh pihak desa kepada Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Namun perbaikan itu tak kunjung dilakukan, bahkan saat ini Situ Gunung Putri diselimuti oleh hama tanaman eceng gondok.

Kepala Desa Gunung Putri, Daman Huri mengatakan situ di wilayahnya itu hanya dilakukan pemeliharaan dan pembersihan tumbuhan eceng gondok.

Menurutnya, hal itu tidak akan menyelesikan permasalahan. Solusi penanganan Situ Gunung Putri, itu harus adanya pengerukan dengan alat berat.

“Sampai kemarin terjadi musibah, itu melanda di tiga desa. Ada beberapa titik akses ke wilayah kampung juga terputus karena banjir meluapnya air setu ke pemukiman,”ujarnya saat ditemui, Jumat (18/7).

Setu Gunung Putri memiliki luasan sebesar 11 Hektare. Lalu berubah menjadi 6,5 Hektare pada 2020, karena ada permasalahan yakni gugatan dari pihak swasta ke pemerintah.

Kemudian, kedalaman Setu Gunung Putri sendiri saat ini hanya memiliki kedalaman satu meter pada bagian sisi dan dua meter pada bagian tengah.

Dirinya mengaku gamang, karena bisa saja Setu Gunung Putri berubah menjadi daratan akibat tidak diurus.