bogorplus.id – Aktivitas Pedagang Kaki Lima (PKL) di sekitar Pasar Bogor, terutama di Jalan Pedati, Kecamatan Bogor Tengah, akan segera ditata ulang.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengungkapkan bahwa para PKL diminta untuk segera pergi karena area tersebut akan digunakan untuk mendukung proyek pembongkaran Pasar dan Plaza Bogor.

Ia menjelaskan bahwa Jalan Pedati nantinya akan berfungsi sebagai tempat antrean untuk kendaraan berat, termasuk truk yang membawa material bongkaran.

“Jalan Pedati akan digunakan untuk antrean truk pengambilan puing serta alat berat, karena itu, kawasan tersebut harus dikosongkan dari aktivitas perdagangan,” ujar Dedie Rachim, Senin (26/1/2026).

Selain Jalan Pedati, Dedie juga menyatakan bahwa penertiban PKL di area Pasar dan Plaza Bogor akan diterapkan di Jalan Roda dan Jalan Bata, Kecamatan Bogor Tengah. Para PKL di kedua jalan tersebut juga diminta untuk segera menghentikan kegiatan jual beli.

Dedie menambahkan bahwa penertiban dilakukan untuk memastikan keselamatan bersama saat proses pembongkaran bangunan utama Pasar dan Plaza Bogor dilaksanakan.

“Saya sudah menegaskan bahwa area itu harus dikosongkan karena faktor keamanan. Proses pembongkaran belum dilakukan sepenuhnya karena masih ada pedagang di sana. Jadi memang harus benar-benar steril,” katanya.

Bagi PKL yang terpengaruh, Pemerinyah Kota Bogor telah menyediakan lokasi penempatan baru.

Para pedagang akan dipindahkan untuk berjualan di Pasar Jambu Dua dan Pasar Gembrong Sukasari, Kecamatan Bogor Selatan.