bogorplus.id – Sejumlah pedagang di Pasar Cibinong, Kabupaten Bogor mengaku penjualanya makin hari makin merosot.
Salah satunya pedagang pakaian Pasar Cibinong, Christian mengaku pendapatan jualanya menurun hingga 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Bahkan ia tak berani menambah stok barang dalam jumlah yang besar. Kata Christian hal ini didasari karena menurunnya daya beli masyarakat.
"Turun sangat jauh. Banyak kios juga tutup. Penurunannya bisa sampai 50 persen," ujar Christian saat ditemui Bogorplus.id, Jum'at (12/6/2026).
Menurutnya, kondisi ekonomi yang belum stabil menjadi salah satu penyebab utama melemahnya aktivitas jual beli.
Pedagang kini lebih berhati-hati dalam menyediakan barang karena khawatir stok menumpuk dan sulit terjual.
"Kita lihat dulu pasarnya. Kalau ada permintaan baru kita tambah stok. Kalau sepi, barang bisa lama tersimpan," ungkapnya
Christian mengaku saat ini produk yang masih cukup dicari masyarakat adalah kebutuhan sekolah. Sementara penjualan pakaian umum dan produk musiman mengalami penurunan signifikan.
Selain faktor ekonomi, persaingan dengan penjualan online juga dinilai ikut memengaruhi omzet pedagang pasar. Meski demikian, ia menilai masih banyak konsumen yang kecewa berbelanja secara daring karena barang yang diterima tidak sesuai harapan.






.png)