bogorplus.id - Dandim 0621 Kabupaten Bogor, Letkol Inf. Rizal Dwijayanto menyampaikan bahwa program ketahanan pangan inisiatif Presiden Prabowo Subianto menjadi kunci memenuhi kebutuhan pangan masyarakat di tengah gejolak perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat.

Letkol Inf. Rizal Dwijayanto menjelaskan, di Kabupaten Bogor ada beberapa program ketahanan pangan yang dijalankan oleh jajaran TNI angkatan darat bekerjasama dengan Polres Bogor.

"Jadi ada beberapa program sebetulnya di Kabupaten Bogor ini yang bekerja sama antara kepolisian, TNI dalam hal ini dengan program yang sudah diselaraskan contohnya ada kegiatan program makan bergizi gratis," kata dia, Jumat 13 Maret 2026. 

Tak hanya itu, Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) memperkuat kebutuhan pangan dan sirkulasi ekonomi di tingkat paling bawah yakni Desa dan Kelurahan.

"Kemudian kita juga TNI sedang membangun Kopdes merah putih yang nantinya dapat sekiranya bisa memperkuat ketahanan pangan di masyarakat," jelas dia.

"Jadi kita mulai ekonomi itu mulai dari bawah dari desa, kalau desa ekonominya sudah kuat otomatis ketahanan pun akan kuat secara nasional," lanjutnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Bogor untuk tetap tenang dalam menghadapi ketidakpastian geopolitik dunia yang sedang berlangsung.

Sebab, ketahanan pangan Indonesia dinilai sudah kuat untuk mencukupi kebutuhan pangan masyarakat Indonesia, khususnya Kabupaten Bogor.

"Tidak usah ada ketakutan, yang jelas kita Indonesia kaya dengan sumber daya alam dan tidak akan kurang. Imbauan kepada seluruh masyarakat Indonesia harapannya melihat dinamika global yang ada saat ini tidak usah khawatir. Indonesia fokus untuk memperbaiki kondisi Indonesia ini semakin baik semakin maju untuk masyarakatnya,"pungkasnya.