bogorplus.idKebun Raya Bogor didirikan pada tanggal 18 Mei 1817. Inisiator pembentukannya adalah Reinward, seorang botanisi asal Jerman.

Kebun ini berada pada ketinggian 200 mdpl dengan curah hujan dalam setahun tertentu. Pada awalnya, Kebun Raya Bogor mencakup area seluas sekitar 47 hektare, namun kemudian diperluas menjadi 87 hektare.

Kebun Raya Bogor merupakan salah satu lokasi konservasi ex-situ yang bertujuan untuk mengoleksi tumbuhan tropis dari daerah basah dataran rendah.

Koleksi tumbuhan di Kebun Raya ini terdiri dari sekitar 222 suku (famili), 1257 marga, dan 3423 spesies. Jumlah spesimen hidup yang ada di kebun raya ini mencapai sekitar 13. 684 unit.

Kebun Raya Bogor memiliki beberapa tugas atau fungsi, antara lain:

  1. Sebagai tempat konservasi ex-situ,
  2. Sebagai fasilitas penelitian, terutama tentang tumbuhan,
  3. Sebagai sarana pendidikan, dan
  4. Sebagai tempat wisata.

Berikut Ragam Jenis Tumbuhan yang Ada di Kebun Raya Bogor

A. Fabaceae

  • Kempas (Koompasia excelsa), sering dijadikan tempat singgah oleh beruang madu karena banirnya sangat disukai oleh hewan tersebut (Helactos malayanus). Pohon jenis ini banyak ditemukan di Papua. Ciri-ciri pohon ini adalah kulit batangnya yang memiliki tekstur seperti bopeng. Banirnya tergolong kecil, bahkan hampir tidak memiliki banir.