bogorplus.id - Pemerintah memastikan pasokan listrik nasional dalam kondisi aman menjelang periode Lebaran.
Kapasitas pembangkit listrik yang tersedia saat ini bahkan jauh melampaui kebutuhan beban listrik masyarakat.
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung, mengatakan sistem kelistrikan nasional memiliki cadangan daya yang cukup besar.
Saat ini kapasitas daya mampu pembangkit listrik mencapai sekitar 52 gigawatt (GW), sedangkan beban listrik yang digunakan masyarakat berada di kisaran 35 GW.
“Jika dilihat dari sistem nasional, daya mampu pembangkit sekitar 52 gigawatt, sedangkan beban listrik sekitar 35 gigawatt. Artinya cadangan daya kita masih cukup besar dan berada di atas kebutuhan,” ujar Yuliot saat meninjau kesiapan sistem kelistrikan di PLTA Saguling, Kabupaten Bandung Barat, Senin (16/3/2026).
Menurut Yuliot, pemerintah terus memantau kesiapan sistem kelistrikan dengan melakukan pengecekan langsung ke sejumlah pembangkit strategis.
Salah satunya adalah Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Saguling yang menjadi bagian penting dalam sistem kelistrikan Jawa-Bali.
“Kunjungan ini untuk memastikan secara langsung kesiapan sistem ketenagalistrikan, termasuk di PLTA Saguling, agar pasokan listrik tetap terjaga,” katanya.
Selain memastikan ketersediaan daya, pemerintah juga memperhatikan kondisi operasional pembangkit.