bogorplus.id- Pemerintah Kabupaten Bogor meresmikan Flyover Soebianto dan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Kecamatan Tenjo, Selasa (21/10).
Proyek ini sebagai bukti nyata kolaborasi strategis antara pemerintah daerah, BUMN, dan sektor swasta dalam membangun infrastruktur publik tanpa mengandalkan anggaran daerah (non-APBD).
Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto di Gedung Podomoro Marketing Gallery, Tenjo.
Acara ini juga dirangkaikan dengan dua agenda penting, yakni penandatanganan hibah lahan antara Agung Podomoro Group dan PDAM Tirta Kahuripan untuk perluasan layanan air bersih.
Kemudian, nota kesepahaman antara Pemkab Bogor dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk penataan kawasan sembilan stasiun aktif, termasuk Stasiun Tenjo.
Flyover Soebianto dibangun sepenuhnya oleh pengembang Agung Podomoro Group, dan telah melalui uji kelayakan.
Infrastruktur ini diharapkan memperlancar arus kendaraan sekaligus mengurangi potensi kecelakaan di perlintasan sebidang kereta api.
“Flyover ini bukan hanya penghubung jalan, tapi juga simbol kolaborasi yang produktif antara pemerintah, swasta, dan BUMN. Ini adalah sejarah baru, karena dibangun tanpa menggunakan APBD,” ujar Bupati Bogor, Rudy Susmanto.
Rudy menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak harus selalu bergantung pada anggaran negara atau daerah, asalkan ada sinergi dan visi yang sejalan.