bogorplus.id-Polsek Megamendung merespon cepat aduan dari pengunjung wisata terkait aksi premanisme pengamen yang dinilai meresahkan.
Pengamen berinisal A (33) itu awalnya berniat mengamen di salah satu bus rombongan wisatawan yang saat itu terparkir di wisata Cimory.
Kapolsek Megamendung, AKP Yulita Heriyanti mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Jumat (26/9) lalu.
Pihaknya menerima aduaan dari salah satu pengunjung yang berada di dalam rombongan bus tersebut.
Pengunjung pun melaporkan bahwa pengamen itu membuat wisatawan yang lain resah dan tidak nyaman.
“Pengunjung tidak memberikan izin pengamen masuk ke bus, karena khawatir kan akan ada kehilangan barang, karena sebagian tamu sedang belanja dan ada yang ke toilet,”ujarnya, Minggu (28/9).
Kemudian, anggota Polsek Megamendung mengunjungi lokasi kejadian cekcok antara pengamen dan pengunjung tersebut.
A lalu dibawa ke Mako Polsek Megemendung untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Ia mengaku marah-marah lantaran kesal tak diizinkan mengamen dalam bus.
AKP Yulita Heriyanti menuturkan, kasus itu sudah selesai dan A pun meminta maaf serta berjanji tidak akan mengulangi perbuatan serupa.