bogorplus.id– Tiga pelajar dari SMAN 1 Kota Bogor berinisial TMG, MRZ, dan MFRS menjadi korban penghadangan oleh sekelompok pelajar lain yang tidak dikenal di Jalan Ciwaringin, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, pada Rabu (10/6/2026) sore.

Peristiwa dramatis itu terjadi sekitar pukul 15.45 WIB ketika ketiga siswa tersebut dalam perjalanan pulang setelah mengikuti kegiatan belajar kelompok di Taman Heulang, Kecamatan Tanah Sareal.

Kapolsek Bogor Tengah, Kompol Waluyo, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan korban, penghadangan bermula saat mereka melintas di Jalan Ciwaringin.

Sekelompok pelajar lain meneriaki mereka sambil dilaporkan membawa senjata tajam berupa pisau dan sabuk gesper.

"Menurut keterangan siswa tersebut, saat mereka melintas di Jalan Ciwaringin mereka diteriaki oleh sekelompok pelajar lain yang tidak dikenal dan sedang membawa senjata tajam berupa pisau dan sabuk gesper," kata Waluyo dalam keterangannya, Rabu (10/6/2026).

Dalam kericuhan tersebut, korban MRZ dilaporkan sempat terjatuh setelah terkena sabetan sabuk gesper yang digunakan pelaku.

MRZ juga sempat diancam menggunakan senjata tajam jenis pisau. Beruntung, warga sekitar lokasi segera datang memberikan pertolongan, sehingga para pelaku yang mengancam langsung melarikan diri.

Selain MRZ, siswa lainnya, MFRS, juga mengalami luka akibat sabetan sabuk gesper di bagian dekat ketiak kanan.

MFRS kemudian langsung dibawa untuk mendapatkan perawatan medis oleh pihak sekolah.