bogorplus.idSetiap laki-laki Muslim wajib melaksanakan sholat Jumat. Hal ini sudah berlangsung sejak sejarah sholat Jumat itu dimulai pertama kali.

Dalil sholat Jumat tertuang dalam Quran surat Al Jumu’ah ayat 9. Allah SWT berfirman mengenai hukum shalat Jumat adalah wajib

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا نُوْدِيَ لِلصَّلٰوةِ مِنْ يَّوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا اِلٰى ذِكْرِ اللّٰهِ وَذَرُوا الْبَيْعَۗ ذٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ

Artinya: Wahai orang-orang yang beriman! Apabila telah diseru untuk melaksanakan salat pada hari Jumat, maka segeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.

Berdasarkan buku ‘Kitab Fiqih Islam Wa Adillatuhu jilid 2’ karya Profesor Wahbah Az Zuhaili sholat Jumat merupakan kewajiban dan bukan pengganti sholat Dzuhur.

Prof Wahbah dalam bukunya menulis bahwa surat Al Jumu’ah ayat 9 bermaksud agar umat Muslim mendatangi sholat Jumat. “Kalau perintah itu bukan wajib lantas mengapa dilarang jual beli? Maksud perintah bersegera di sini ialah pergi mendatangi sholat Jumat, bukan untuk tergesa-gesa,” tulis Prof Wabah dalam bukunya.

Selain itu, dalil lainnya adalah hadits riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda, “Demi Allah, berhentilah para lelaki yang sering meninggalkan sholat Jumat atau Allah akan mengunci hati mereka dan menjadikan orang-orang lalai.”

Sejarah Sholat Jumat

Awal mula sholat Jumat pada dasarnya telah diisyaratkan saat Nabi Muhammad masih berada di Mekkah dan belum hijrah ke Madinah. Namun, ibadah tersebut belum bisa terlaksana karena jumlah umat Islam yang masih sedikit serta banyaknya intimidasi dari kaum kafir Quraisy.