bogorplus.id – Dapur merupakan jantung dari setiap hunian karena menjadi tempat utama untuk menyimpan dan menyiapkan asupan makanan bagi keluarga. Namun, jika kebersihannya tidak terjaga, area ini berisiko tinggi menjadi sumber penyebaran penyakit. Penelitian menunjukkan bahwa dapur dapat menyimpan kuman dalam jumlah yang lebih besar dibandingkan ruangan lain, termasuk kamar mandi.

Tempat cuci piring di dapur, misalnya, diketahui dapat menyimpan bakteri hingga 100.000 kali lebih banyak daripada area di kamar mandi. Oleh karena itu, menjaga sterilitas dapur sangat krusial guna memastikan makanan yang dikonsumsi tetap aman dan sehat.

Berikut adalah langkah-langkah praktis yang dapat dilakukan untuk menjaga dapur tetap higienis dan bebas dari kuman penyebab penyakit:

1. Rutin Mengganti Spons Cuci Piring
Spons yang digunakan setiap hari merupakan tempat berkembang biaknya berbagai bakteri, seperti Escherichia coli dan Salmonella . Masyarakat dipilih untuk mengganti sponsor setidaknya satu kali dalam seminggu. Untuk meminimalkan bakteri, rendam spons dalam air cuka selama lima menit setelah digunakan, lalu bilas dengan air hangat dan keringkan.

2. Prioritaskan Penggunaan Tisu Dapur
Penggunaan kain lap untuk menyeka meja sekaligus mengeringkan tangan berisiko memicu kontaminasi silang. Penggunaan tisu dapur sekali pakai jauh lebih higienis. Jika tetap ingin menggunakan kain lap, pastikan untuk membedakan fungsi kain untuk membersihkan permukaan dan mengeringkan tangan, serta rutin mencucinya setiap hari.

3. Gunakan Talenan Berbeda untuk Jenis Bahan Makanan
Hindari penggunaan satu talenan untuk semua bahan. Bedakan talenan untuk mengolah daging mentah, sayuran, dan makanan laut. Selain itu, cuci talenan menggunakan sabun dan air hangat sebelum serta sesudah digunakan guna meminimalkan risiko kontaminasi bakteri pada bahan pangan.

4. Mengolah Daging Hingga Matang Sempurna
Daging mentah sering kali mengandung bakteri berbahaya seperti Campylobacter yang memicu keracunan makanan. Pastikan memasak daging hingga mencapai suhu internal sekitar 62°C untuk menjamin seluruh bagian daging matang sempurna dan aman dikonsumsi.

5. Perhatikan Suhu Makanan Sebelum Masuk Lemari Es
menyimpan makanan yang masih panas langsung ke dalam lemari es dapat memicu pertumbuhan bakteri. Dinginkan makanan terlebih dahulu hingga mencapai suhu ruangan, kemudian simpan dalam wadah bersih yang kedap udara sebelum dimasukkan ke dalam pendingin.

6. Menjaga Kebersihan Tangan secara Konsisten
Tangan merupakan media utama penyebaran bakteri. Sangat penting untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum, saat, dan sesudah mengolah bahan makanan, terutama setelah menyentuh bahan mentah.