bogorplus.id – Mengonsumsi gula dan garam dalam jumlah yang berlebihan telah terbukti berhubungan dengan berbagai masalah kesehatan. Oleh karena itu, mengurangi kedua bahan ini sangat penting agar terhindar dari berbagai penyakit. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa rasa makanan yang asin dan manis lebih menggugah selera.
Mengurangi asupan gula dan garam memang merupakan tugas yang tidak mudah. Banyak makanan yang kita konsumsi setiap hari ternyata mengandung gula dan garam yang tersembunyi, seperti nasi, roti, dan ikan asin. Meskipun begitu, ada beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk mengurangi konsumsi kedua bahan tersebut. Mari kita lihat penjelasannya di bawah ini.
Cara Mengurangi Gula dan Garam
Ada banyak masalah kesehatan yang bisa muncul akibat konsumsi gula dan garam yang berlebihan dalam jangka waktu lama. Ini bisa meningkatkan risiko terjadinya obesitas, diabetes tipe 2, penyakit jantung, kanker, dan kerusakan gigi. Sementara konsumsi garam yang tinggi dapat menyebabkan hipertensi, penyakit jantung, dan stroke.
Oleh karena itu, demi kesehatan kita, The American Heart Association merekomendasikan agar konsumsi gula tidak melebihi 6 sendok teh (24 gram) per hari untuk perempuan, dan 9 sendok teh (36 gram) per hari untuk laki-laki. Sedangkan untuk garam, batasi konsumsi hingga tidak lebih dari 2300 miligram per hari.
Berikut adalah beberapa cara untuk membatasi pengambilan gula dan garam setiap harinya:
1. Cabai dan Rempah-Rempah
Salah satu cara untuk mengurangi penggunaan garam dalam masakan adalah dengan menonjolkan rasa dari bahan lain. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa menciptakan masakan dengan rasa pedas yang kuat dapat mengurangi hasrat untuk menambah garam.
Gunakan cabai dan rempah-rempah saat memasak agar cita rasa masakan menjadi lebih kaya. Beberapa contoh rempah yang bisa digunakan antara lain seledri, daun bawang, bawang merah, bawang bombai, daun salam, lada, kencur, dan bahan masakan lainnya.