BOGORPLUS.ID - PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) secara resmi menyatakan bahwa mereka belum memiliki agenda untuk memasarkan kembali sepeda motor roda tiga andalan mereka, Yamaha Tricity, di pasar domestik Indonesia saat ini. Keputusan ini merupakan hasil evaluasi mendalam terhadap kinerja generasi sebelumnya saat pertama kali diperkenalkan.
Yamaha Tricity 125, yang dijuluki sebagai "Nmax roda tiga" karena berbagi kesamaan mesin dengan Nmax, pernah hadir di Indonesia pada tahun 2016. Pada saat itu, unit-unit tersebut diimpor secara utuh atau Completely Built Up (CBU) langsung dari Thailand.
Harga jual Tricity saat pertama kali diluncurkan di Indonesia berada di kisaran Rp 66 jutaan, menjadikannya pilihan premium di segmen skutik pada masanya. Namun, penjualan tidak mampu mencapai target yang diharapkan oleh produsen.
Keputusan untuk menunda reintroduksi ini diambil menyusul respons pasar yang dinilai kurang menggembirakan, meskipun pada awal peluncurannya sempat mendapatkan sambutan positif. Hal ini diungkapkan oleh manajemen Yamaha sebagai respons atas munculnya generasi terbaru Tricity di Eropa.
"Benar dulu Tricity pernah dijual di Indonesia. Ketika itu kita mencoba membuka pasar baru dari Tricity. Cuma memang sayangnya, ternyata antusiasmenya tak begitu besar," ungkap Rifki Maulana, Manager Public Relations, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), kepada detikOto di Jakarta pada 21 Juni 2026.
Pernyataan tersebut secara tegas mengonfirmasi bahwa meskipun terdapat pembaruan signifikan pada model terbaru Tricity di pasar global, YIMM belum berencana untuk mengadopsinya di Indonesia dalam waktu dekat. "Jadi ya untuk saat ini kami tidak ada rencana untuk membawa kembali Tricity (ke Indonesia)," sambung Rifki.
Model Tricity terbaru yang diluncurkan di Eropa kini menampilkan pembaruan visual yang lebih agresif, termasuk penggunaan single projector pada lampu utama dan lampu Daytime Running Light (DRL) LED di bagian atas. Selain itu, fitur konektivitas juga ditingkatkan signifikan.
Peningkatan fitur mencakup panel instrumen LCD yang dapat terhubung dengan aplikasi Y-Connect, serta penambahan layar TFT berukuran 4,2 inci yang berfungsi untuk menampilkan sistem navigasi. Desain lampu rem dan sein di bagian belakang juga mengadopsi bahasa desain lini Nmax generasi terbaru.
Karakter berkendara khas motor roda tiga ini tetap mengandalkan teknologi Leaning Multi Wheel (LMW), yang memungkinkan kedua roda depan bergerak secara fleksibel saat bermanuver, sehingga motor dapat menikung layaknya sepeda motor konvensional roda dua.






.png)