bogorplus.id – Siapa pun bisa mengalami gula darah tinggi, bahkan pada orang yang tidak menderita diabetes sekalipun. Kondisi ini dapat terjadi pada orang yang memiliki masalah kesehatan tertentu, seperti gangguan metabolisme, gangguan hormon, infeksi parah, stres berat, dan kerusakan pankreas.
Pada penderita diabetes, kadar gula darah tinggi dapat disebabkan oleh pengobatan diabetes yang tidak dilakukan dengan optimal, misalnya tidak rutin minum obat atau suntik insulin, atau faktor lainnya, seperti stres, infeksi, kurang berolahraga, hingga terlalu banyak mengonsumsi gula atau karbohidrat.
Gejala Gula Darah Tinggi
Gula darah tinggi bisa saja tidak menimbulkan gejala apa pun. Orang yang mengalami gula darah tinggi umumnya baru menunjukkan gejala tertentu setelah kondisi ini sudah berlangsung cukup lama atau menimbulkan komplikasi tertentu, seperti kerusakan saraf atau kerusakan ginjal.
Beberapa gejala gula darah tinggi yang mungkin muncul antara lain:
- Sering lapar dan nafsu makan bertambah, tapi berat badan menurun
- Sering merasa haus
- Mulut kering
- Sering buang air kecil, terutama di malam hari
- Kulit gatal dan kering
- Mudah mengantuk dan cepat lelah
- Gangguan penglihatan, misalnya penglihatan menjadi buram
- Sakit kepala
- Susah konsentrasi
- Kesemutan
- Mual dan nyeri perut
- Mudah terkena infeksi, misalnya infeksi kulit, sariawan, dan infeksi kandung kemih.
Gejala-gejala di atas dapat bertambah buruk jika tidak segera ditangani. Bahkan, beberapa penderita gula darah tinggi dapat merasakan gejala tambahan berupa dehidrasi, pusing saat berdiri, sesak napas, hingga tidak sadarkan diri.
Untuk itu, segeralah konsultasikan diri ke dokter jika Anda merasakan gejala-gejala di atas, terutama bila memiliki riwayat penyakit diabetes.