bogorplus.id - Keluarga AA membantah keras narasi liar di media sosial yang menyebut korban pembunuhan di Kota Bogor tewas di tangan pacarnya sendiri.

Pelaku (MF) hanya teman lama semasa SMK yang hanya memanfaatkan korban.

HM, kakak korban, menyebut isu asmara yang viral di Instagram dan TikTok telah memperkeruh duka keluarga. Ia meminta publik berhenti menggiring opini seolah korban memiliki hubungan khusus dengan tersangka.

“Adik aku sama sekali enggak pacaran sama pelaku, dia cuma teman yang memanfaatkan, almarhumah sudah punya calon dan akan lamaran bulan depan, calonnya langsung datang dari makassar abus mendengar kabar kematiannya, jadi jangan bilang dibunuh pacarnya sendiri, itu fitnah,” ujar HM, Selasa (26/5/2026).

HM mengatakan korban dan pelaku hanya sebatas teman sekolah yang masih sesekali berkumpul.

“Namanya teman SMK, nongkrong, ngopi, tapi bukan pacar banyak kan yang kayak gitu juga,” katanya.

Korban diketahui bekerja sebagai staf keuangan di Bintang Timur Law Office. Di keluarga, korban disebut menjadi tulang punggung bagi adik-adiknya.

“Dia bantu ekonomi keluarga makanya kami sakit hati, kok tega banget dibunuh, saya pengen pelaku dihukum mati, karena adik saya udah gak bisa hidup lagi,” ucapnya. 

Kasus ini bermula dari penemuan jasad AA di Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Sabtu (23/5/2026). Polisi kemudian menangkap MF dan menetapkannya sebagai tersangka.