BOGORPLUS.ID - Peluncuran wajah baru Car Free Day (CFD) di Kota Palembang sukses menarik perhatian besar, terbukti dengan memadainya puluhan ribu warga yang memadati lokasi acara. Momen penting ini juga secara langsung berperan sebagai pendorong utama bagi geliat ekonomi lokal melalui pengaktifan lapak-lapak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di tingkat akar rumput.
Kegiatan yang juga meliputi Car Free Night (CFN) ini diapresiasi penuh oleh Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, yang menyoroti kolaborasi lintas sektor yang solid. Dukungan tersebut mencakup pemerintah pusat, pemerintah provinsi, lembaga legislatif, pihak swasta, hingga sektor perbankan dalam menyukseskan penyelenggaraan ruang publik ini.
Wali Kota Ratu Dewa menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan penuh demi terlaksananya acara CFD dan CFN ini. Beliau menekankan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk menghidupkan kembali roda perekonomian masyarakat Palembang.
"Terima kasih banyak kepada semua pihak yang sudah mendukung penuh Car Free Day ini, termasuk Car Free Night itu sudah berlangsung. Kita ingin menghidupkan roda perekonomian, juga kita ingin mengurangi polusinya, dan Palembang termasuk kategori tadi, red line. Kita tahu indeks polusi udaranya juga cukup baik karena berkat dari Car Free Day ini," ujar Ratu Dewa.
Kehadiran ruang terbuka publik yang diselenggarakan secara konsisten, seperti CFD dan CFN, terbukti memberikan dampak kuantitatif yang signifikan terhadap peningkatan pertumbuhan ekonomi makro di ibu kota provinsi Sumatera Selatan tersebut.
Ratu Dewa menambahkan bahwa dampak ekonomi sudah terlihat jelas, di mana pertumbuhan ekonomi Palembang mengalami peningkatan yang cukup menggeliat dari angka sebelumnya. "Perekonomian Palembang cukup menggeliat, yang kemarin di angka 5,14 sekarang di 5,91 persen. Artinya UMKM kita memang menggeliat di tingkat bawah, tingkat grassroot. Untuk itu terus kita berdayakan," kata Ratu Dewa.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Palembang, Isnaini Madani, mengonfirmasi antusiasme masyarakat yang sangat tinggi, bahkan menyebabkan penumpukan massa di area pusat kegiatan. "Antusiasme masyarakat juga sangat luar biasa, puluhan ribu orang berkumpul untuk CFD di sini. Walaupun tadi juga sempat menumpuk di lokasi pusat kegiatan kita di bawah Menara Ampera, arah Ilir ya. Tapi secara umum alhamdulillah sukses," kata Isnaini Madani.
Kesuksesan acara peluncuran ini juga didukung oleh berbagai suguhan atraksi baru yang disajikan untuk menambah daya tarik pengunjung. Beberapa atraksi tersebut meliputi parade dari marching band terpadu kepolisian, komunitas sepeda ontel, hingga demonstrasi penyelamatan oleh petugas pemadam kebakaran.
Isnaini Madani menjelaskan detail mengenai salah satu momen simbolis dalam acara peluncuran tersebut. "Pada saat simbolisme launching, kita menampilkan atraksi dari petugas Damkar dalam bentuk penurunan banner yang didahului pembukaan gulungan. Walaupun sedikit ada kendala sedikitlah, tapi tidak ada masalah tadi. Berjalan lancar sesuai harapan," ujar Isnaini Madani.






.png)