bogorplus.id – Kasus perundungan terhadap seorang siswa SMK yang sempat viral di media sosial akhirnya diselesaikan secara damai.
Peristiwa kekerasan yang menimpa R (17), siswa kelas 11 Teknik Kendaraan Ringan (TKR) SMK Bina Warga 1 Kota Bogor, terjadi di Jalan Ciheuleut, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, pada Rabu (3/6/2026).
Pihak keluarga korban memilih untuk menyelesaikan perkara ini secara kekeluargaan dan tidak melanjutkan kasus tersebut ke jalur hukum.
Langkah damai ini diambil setelah adanya musyawarah antara keluarga korban, keluarga para pelaku, pihak sekolah, dan kepolisian.
Ibu korban, Iis (45), mengungkapkan bahwa dirinya telah memaafkan para pelaku yang merundung anaknya.
Ia menilai penyelesaian secara kekeluargaan merupakan jalan terbaik demi masa depan anak-anak tersebut.
"Iya, sudah berdamai. Yang sudah-sudah biarlah berlalu. Yang penting ke depannya mereka tidak mengulangi perbuatannya lagi. Saya sudah memaafkan semuanya," ujarnya, Sabtu (6/6).
Iis menambahkan, saat ini R masih menjalani masa pemulihan di rumah akibat luka memar dan rasa nyeri di bagian punggung.
Meski masih menyimpan rasa khawatir, Iis memastikan anaknya akan tetap melanjutkan sekolah di SMK Bina Warga 1 hingga lulus.





