bogorplus.id — Truk tambang kembali nekat melintas di jalur tambang Parungpanjang saat masa penutupan masih berlaku, aktivitas itu terjadi usai Bupati Bogor berorasi bersama Aliansi Masyarakat Cigudeg, Rumpin, Parung Panjang (AMCRP) terkait penertiban jalur tambang.

Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dishub Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih, mengakui masih banyak truk “nakal” yang menerobos jalur tambang saat penutupan berlangsung.

“Saat ini mulai truk yang nakal melintasi di masa tutupnya jalur tambang di Parung Panjang tersebut, kita lakukan penindakan dengan memutarbalikan kendaraan gajah,” ujar Dadang saat dihubungi Bogorplus.id, Kamis (14/5/2026).

Menurut Dadang, sopir truk memanfaatkan momen saat petugas lengah, hujan, hingga waktu salat untuk melintas.

“Truk melintas saat petugas lengah, kondisi hujan dan waktu-waktu salat kita kecolongannya,” katanya.

Dishub Kabupaten Bogor mengaku akan terus melakukan penindakan hingga ada instruksi lanjutan dari pemerintah daerah.

“Kita akan tetap terus penindakan untuk sementara sampai ada instruksi lebih lanjut dari pemerintah daerah,” tutupnya.