bogorplus.id– Proyek pembangunan trase atau jalur baru Batutulis di Kelurahan Lawang Gintung, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, resmi memasuki tahapan uji kepadatan tanah (soil test) pada Senin (25/5/2026).

Pengujian ini dilakukan untuk memastikan kelaikan dan kekuatan tanah sebelum konstruksi fisik jalan dimulai.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menjelaskan bahwa soil test ini sangat krusial untuk mengukur daya dukung tanah di lokasi proyek.

Hasil pengujian tersebut nantinya akan menjadi acuan teknis agar alat-alat berat dapat bekerja dengan aman dan presisi di lapangan.

Saat ini, sejumlah alat berat telah disiagakan di lokasi proyek untuk mendukung proses pengujian, di antaranya dua unit ekskavator (beko), satu unit truk, serta satu unit alat bor tanah (boring rig).

"Jika hasil pengujian tanah sudah keluar, alat berat akan segera melaksanakan kegiatan teknis di lapangan. Saya juga sudah meminta PT Promix Prima Karya dan perwakilan dari Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat untuk memastikan seluruh proses pembangunan berjalan lancar dengan kualitas yang baik," ujar Dedie saat meninjau lokasi proyek di kawasan Batutulis, Senin (25/5/2026).

Proyek infrastruktur yang berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini resmi berjalan setelah Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) diterbitkan pada 13 Mei 2026.

PT Promix Prima Karya bertindak sebagai kontraktor pelaksana setelah ditetapkan sebagai pemenang lelang.

Dedie memaparkan, pembangunan trase baru Batutulis ini menelan anggaran sekitar Rp21,24 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2026.