BOGORPLUS.ID - Sebuah insiden lalu lintas tragis mengguncang Kabupaten Pati pada Sabtu sore, 20 Juni 2026, sekitar pukul 16.15 WIB, yang menelan korban jiwa. Peristiwa ini terjadi di jalur Jalan Pati-Tayu, tepatnya di wilayah Desa Sidomukti, Kecamatan Margoyoso.
Kecelakaan melibatkan empat kendaraan, yakni satu unit truk besar bermuatan tebu dan tiga unit sepeda motor yang berbeda. Insiden ini menyebabkan dua pengendara motor tewas seketika di tempat kejadian akibat tertimpa badan truk yang ringsek.
Pihak Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pati segera bergerak cepat merespons laporan warga mengenai kecelakaan beruntun tersebut. Petugas kepolisian melakukan penanganan awal dan evakuasi korban di lokasi kejadian sesaat setelah tiba.
Dua korban meninggal dunia dipastikan merupakan perempuan yang berasal dari wilayah Trangkil. Sementara itu, satu korban lain yang merupakan pengendara motor mengalami luka parah, khususnya pada bagian kaki, dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.
Kanit Gakkum Polresta Pati, Ipda Moch Apri Kurniawan, mengonfirmasi kebenaran peristiwa nahas tersebut saat dimintai keterangan pada Sabtu malam. "Iya benar kejadian laka lantas pada hari Sabtu (20/6) sekira pukul 16.15 WIB," jelas Ipda Moch Apri Kurniawan.
Ipda Apri melanjutkan bahwa dari empat kendaraan yang terlibat, tercatat tiga sepeda motor dengan nomor polisi B 3431 CTZ, K 5275 IA, dan K 3381 CAA, serta truk bernomor K 9989 S. Selain korban meninggal, satu korban luka telah dievakuasi. "Satu orang luka dilarikan ke rumah sakit, 2 orang meninggal dunia di lokasi," jelas Apri.
Korban yang meninggal dunia diketahui bernama Tata Badai Pertiwi (27), pengendara motor K 5275 IA, dan Subarsi (52), pengendara motor K 3381 CAA. Sementara itu, korban luka parah di kaki adalah Agus Prayitno (31), yang mengendarai motor B 3431 CTZ.
Berdasarkan keterangan awal yang dikumpulkan petugas di lapangan, truk tebu tersebut melaju dari arah selatan menuju utara. Sementara itu, ketiga sepeda motor yang terlibat datang dari arah berlawanan, yaitu dari utara menuju selatan. "Truk berjalan dari selatan ke utara dan sebaliknya tiga motor dari utara ke selatan," jelas Apri.
Penyebab utama kecelakaan diduga kuat bermula dari kegagalan teknis pada kendaraan truk tersebut. Diduga kuat, truk mengalami kerusakan pada komponen suspensi saat melintas di lokasi kejadian. "Sesampainya di tempat kejadian truk bernomor polisi K-9989-KS oleng ke kanan diduga akibat per skok kendaraan bagian kanan patah, kemudian menabrak sepeda Honda Beat B-3431-CTZ," jelas Apri.






.png)