BOGORPLUS.ID - Sebuah kabar membanggakan datang dari Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, di mana seorang siswi berprestasi berhasil menembus seleksi Paskibraka Nasional untuk tahun 2026. Siswi tersebut adalah Khalyana Zahira Sandi, yang saat ini duduk di kelas XI MAN 1 Model Lubuklinggau.
Perempuan muda berusia 16 tahun ini dipastikan akan menjadi perwakilan resmi Provinsi Sumatera Selatan dalam upacara bendera di tingkat nasional mendatang. Keberhasilan ini diraih setelah melewati serangkaian tahapan seleksi yang sangat kompetitif dan menguras energi.
Zahira, yang merupakan domisili dari Kelurahan Majapahit, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, mengungkapkan bahwa pencapaian ini bukanlah hasil instan, melainkan buah dari kerja keras, komitmen latihan yang tinggi, serta dukungan doa yang tidak pernah putus.
Dilansir dari Detikcom pada Rabu (24/6/2026), Zahira menyampaikan rasa syukurnya atas terwujudnya cita-citanya sejak lama. "Menjadi Paskibraka merupakan salah satu prestasi terbaik bagi para pelajar," ucapnya pada hari Rabu (24/6/2026).
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa ia memang memiliki ambisi besar untuk tampil di kancah nasional sejak awal. "Sejak awal saya bercita-cita bisa sampai ke tingkat nasional dan alhamdulillah impian itu terwujud tahun ini," kata Zahira.
Pelajar yang lahir pada tanggal 2 Agustus 2010 ini menjelaskan persiapan yang ia lakukan mencakup berbagai aspek penting. Ia fokus pada peningkatan ketahanan fisik, penguatan aspek akademik, bahkan mencari bimbingan belajar tambahan untuk mengasah kemampuannya.
Proses seleksi yang harus dilalui Zahira dimulai dari tingkat sekolah sebelum berlanjut ke tingkat Kota Lubuklinggau. Tahapan ini meliputi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), tes kesehatan, parade, serta penguasaan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) dan sesi wawancara.
"Seleksi dimulai dari tingkat sekolah, kemudian berlanjut ke tingkat Kota Lubuklinggau dengan sejumlah tahapan seperti Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), tes kesehatan, parade, Peraturan Baris-Berbaris (PBB), hingga wawancara," jelas Zahira mengenai tahapan seleksi kota.
Setelah lolos di tingkat kota, perjuangan Zahira belum usai; ia harus melalui masa karantina selama delapan hari di tingkat provinsi, diikuti lima hari verifikasi akhir di tingkat nasional sebelum kelulusannya diumumkan secara resmi.






.png)