BOGORPLUS.ID - Sebuah insiden medis darurat terjadi di Halte Trikora, Ciracas, Jakarta Timur, pada Senin malam, 8 Juni 2026, di mana seorang penumpang Transjakarta dilaporkan mengalami kejang hebat hingga muntah di dalam bus. Kejadian ini segera menarik perhatian publik setelah terekam oleh warga dan menjadi viral di berbagai platform media sosial.
Aksi penanganan cepat oleh petugas Transjakarta menjadi sorotan utama dalam peristiwa tersebut. Personel lapangan di lokasi segera mengambil langkah-langkah pertolongan pertama begitu menerima laporan mengenai kondisi darurat penumpang tersebut.
Proses evakuasi dilakukan dengan sangat terorganisir, di mana petugas sigap menggunakan kursi roda untuk membantu menurunkan pelanggan dari armada bus yang melayani rute tersebut. Langkah ini diambil untuk mempermudah pemindahan penumpang ke area yang lebih aman untuk penanganan medis.
PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) melalui Kepala Departemen Humas dan CSR, Ayu Wardhani, membenarkan adanya penanganan darurat tersebut dan menekankan prioritas perusahaan terhadap keselamatan pengguna layanan.
"Transjakarta memastikan petugas di lapangan telah bergerak cepat memberikan pertolongan pertama dan berkoordinasi dengan pihak terkait," ujar Ayu Wardhani, Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta.
Koordinasi intensif segera dijalin dengan pihak Rumah Sakit Harapan Bunda untuk memastikan pelanggan yang sakit tersebut dapat segera menerima penanganan medis yang optimal sesuai kebutuhan kondisinya.
Manajemen Transjakarta menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh personel yang bertugas di Halte Trikora atas respons cepat dan kesigapan mereka dalam menghadapi situasi kritis tersebut.
"Keselamatan dan kenyamanan pelanggan adalah prioritas utama kami. Transjakarta sangat mengapresiasi kesigapan petugas di Halte Trikora yang langsung merespons laporan dan berkoordinasi dengan tim medis RS Harapan Bunda untuk menangani pelanggan tersebut," tutur Ayu Wardhani, Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta.
Selain kesigapan internal, manajemen juga memberikan penghargaan kepada penumpang lain yang berada di lokasi kejadian karena peran aktif mereka dalam melaporkan kondisi darurat tersebut secara cepat.





