Bogorplus.id – Viral siswi kelas 3 sekolah dasar bernama Risky Alesha Zahra, atau akrab disapa Zahra, ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan.
Bocah berusia 10 tahun ini diduga kuat menjadi korban kekerasan hingga akhirnya meninggal di mess karyawan PT Indo Lampung Perkasa (ILP) di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung.
Kasus ini sontak menyita perhatian publik, tidak hanya di Lampung tetapi juga secara nasional.
Jagat media sosial ramai memperbincangkan tragedi ini, dengan tagar JusticeForZahra menggema sebagai bentuk solidaritas dan desakan keadilan.
Menurut keterangan keluarga dan laporan kepolisian, Zahra terakhir terlihat pada Minggu pagi, 22 Juni 2025, sekitar pukul 09.00 WIB.
Saat itu, ia meminta izin kepada orang tuanya untuk mandi di sumur umum bersama sang adik di Kampung Gedung Meneng, Kecamatan Gedung Meneng, Tulang Bawang.
Namun, sejak itu Zahra tak kunjung pulang ke rumah. Pencarian langsung dilakukan oleh keluarga dan warga sekitar, tetapi hasilnya nihil hingga malam tiba.
Harapan sirna ketika jenazah Zahra ditemukan pada Senin dini hari, 23 Juni 2025, sekitar pukul 00.15 WIB, di salah satu kamar mess PT ILP, hanya berjarak sekitar 10 meter dari rumah keluarga Zahra.
Penemuan jenazah Zahra menyisakan luka mendalam. Ia ditemukan tanpa busana, dengan mulut berbusa, serta terdapat bercak darah di tubuh dan area sekitar.