bogorplus.id – Penggunaan seragam operasional dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) tengah menuai perbincangan hangat di media sosial. Bukan soal menu atau kualitas makanan, melainkan pakaian yang dikenakan para petugas dapurnya.

Sejumlah pegawai terlihat menggunakan baju scrub pakaian yang selama ini identik dengan tenaga kesehatan seperti dokter dan perawat.

Penampilan tersebut langsung memantik diskusi luas, terutama dari kalangan medis. Banyak yang menilai bahwa scrub bukan sekadar seragam kerja biasa, melainkan memiliki makna profesional dan simbol perjuangan tersendiri.

Suara Keberatan dari Kalangan Medis

Reaksi tegas datang dari dr. Rinal Dhuhri yang menyampaikan pandangannya melalui media sosial.

Ia menyoroti bahwa pemilihan baju scrub untuk aktivitas memasak dinilai kurang tepat.

“Mohon maaf ya rekan-rekan, sepertinya belum cocok ya,” tulis dr. Rinal dalam keterangan videonya.

Ia menegaskan bahwa keberatannya bukan bermaksud melarang, melainkan mengingatkan soal konteks penggunaan.

“Bukan melarang, tapi belum cocok. Karena pakaian scrub identik dengan kita para dokter. Kuliah cukup lama dengan susah payah, dengan biaya yang cukup besar. Kenapa kalian tidak pakai baju koki saja untuk masak?” ujarnya dalam narasi yang beredar.